Monday, July 2, 2018

Cara Mencari Karyawan Yang Tepat Untuk Bisnis Kecil

Cara Mencari Karyawan Yang Tepat Untuk Bisnis Kecil


Tenaga kerja merupakan salah satu faktor yang akan menentukan usaha anda kedepannya nanti. Ketika anda memulai sebuah bisnis kecil namun anda dituntut dengan pekerjaan yang sangat banyak maka mau tidak mau anda harus mencari tenaga untuk membantu menjalankan bisnis yang sedang anda jalankan.
Sebelum anda memutuskan untuk merekrut tenaga kerja banyak sekali hal-hal yang harus anda perhatikan. Hal ini dikarenakan anda akan menerima orang baru yang akan mempengaruhi keberhasilan bisnis yang sedang anda rintis. Dengan kenyataan tersebut maka anda tidak bisa memilih karyawan dengan sembarangan. Adapun cara memilih karyawan yang terpercaya dapat anda lihat dalam uraian berikut ini.

Tips mencari karyawan terpercaya untuk bisnis kecil

Carilah referensi

Mencari tenaga kerja bisa sangat menghabiskan waktu, tenaga dan biaya. Jika bisnis anda masih rintisan, coba manfaatkan network atau koneksi yang ada di sekitar anda. Ini adalah cara termudah dan termurah menurut saya. Coba bertanya pada koneksi anda tentang kenalan mereka atau minta tolong diberikan informasi mengenai seseorang yang menurut mereka cocok dengan posisi pekerjaan yang anda tawarkan.
Jika ada yang memberi kontak atau referensi, perhatikan seperti apa referensi yang rekan anda berikan pada anda. Ini akan menjadi penilaian pertama untuk anda. Jika referensi cukup meyakinkan, silahkan follow up ke proses yang selanjutnya.

Mengetahui motivasi dari calon karyawan

Tanyakan motivasi sebenarnya dari calon karyawan anda, apakah dia benar-benar berdedikasi untuk usaha anda ataukah hanya menggunakan perusahaan anda sebagai batu lompatan saja. Ingat anda sedang memulai bisnis kecil jangan sampai anda menghabiskan banyak uang, waktu dan tenaga untuk melakukan kegiatan rekruitmen yang berulang-ulang.
Namun anda tidak perlu skeptis menghadapi calon karyawan yang terlihat mencari batu loncatan. Kenali karakter dan kelebihannya. Apakah dia bisa membawa impact yang besar meski hanya dalam waktu singkat. Jika iya, maka ajaklah dia bekerja sama. Kemudian berikan kesan yang terbaik mengenai bisnis anda. Dia bisa menjadi koneksi jangka panjang yang mungkin akan lebih berguna bagi bisnis anda dibandingkan ketika dia menjadi karyawan.

Melakukan uji kompetensi

Bahasa sederhananya adalah lakukan tes kemampuan. Anda bisa memberikan ujian tertulis atau ujian praktek yang dirasa berguna untuk anda menyeleksi calon karyawan. Mungkin anda juga harus mempelajari sendiri mana metode yang tepat dalam mengetahui kemampuan calon karyawan jika anda belum memiliki divisi HRD.
Tujuan dari uji kompetensi ini adalah mencari kandidat terbaik bagi bisnis anda. Jadi perhatikan betul-betul anda punya “standar kompetensi”. Meski anda masih merintis bisnis, karyawan anda adalah orang-orang yang menjadi pondasi bisnis anda.

Mengenali karakter kandidat

Terkadang kita hanya memikirkan skill atau kemampuan tanpa mempertimbangkan karakter. Jika uji kompetensi adalah tentang kemampuan, maka pengenalan karakter adalah tentang bagaimana mereka bisa cocok bekerja di posisi yang dibutuhkan dan juga bisa bekerja sama dalam tim.
Disini anda perlu mengajukan pertanyaan yang bersifat personal tapi masih dalam batas wajar profesional. Contohnya adalah dengan memberikan pertanyaan studi kasus yang tidak memiliki jawaban paling benar. Pertanyaan seperti ini sebenarnya ditujukan untuk mengenali karakter kandidat.

Pahami hukum ketenagakerjaan

Dengan memahami hukum ketenagakerjaan maka usaha anda juga semakin lancar. Pahamilah hukum ketenagakerjaan yang berlaku seperti waktu cuti, cuti melahirkan, hak untuk istirahat serta beberapa hak karyawan lainnya yang berkaitan dengan hukum.
Selain menjamin bahwa perekrutan tenaga kerja tidak melanggar hukum, anda juga bisa menawarkan benefit agar kandidat juga lebih tertarik untuk bekerja pada anda.

Menjelaskan pekerjaan secara lengkap

Ketika hendak merekrut karyawan maka jelaskan terlebih dahulu mengenai detail pekerjaan yang akan dia jalani. Dengan anda menjelaskan detail pekerjaan maka karyawan anda akan mengerti mengenai kewajiban serta haknya.
Kesalahan klasik para pebisnis pemula adalah tidak menjelaskan role apa saja yang kemungkinan akan karyawan jalani. Jika tidak sesuai dengan yang dibayangkan, biasanya karyawan anda malah akan kerja asal-asalan nantinya. Mereka akan merasa tidak dihargai karena pekerjaan yang diberikan tidak sesuai dengan perjanjian di awal.
Jika karyawan keluar karena hal kecil seperti ini, anda membutuhkan tenaga dan waktu lagi untuk mencari yang baru. Belum lagi akan ada bad review dari mantan karyawan yang membuat orang lain enggan kerja pada bisnis anda.

Jelaskan visi bisnis

Beri calon kandidat penjelasan atas visi bisnis yang anda lakukan. Kemudian beri mereka waktu untuk merespon dan berkomentar mengenai visi ini. Anda akan lebih bisa melihat respon seperti apa yang cocok dengan visi bisnis anda.

Perjelas value kandidat

Sebagai pengusaha pastinya kita ingin mempekerjakan karyawan yang cakap namun dengan gaji yang lebih murah. Hati-hati dengan pola pikir seperti ini. Sama seperti bisnis yang kita lakukan, ada harga ada rupa. Jika merekrut seseorang dengan harga lebih tinggi tapi bisa membawa dampak besar bagi bisnis kita untuk jangka panjang, kenapa tidak.
Itulah beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk ketika hendak merekrut karyawan baru. Semoga dengan menggunakan cara di atas anda dapat menemukan tenaga kerja yang cakap, jujur dan bertanggung jawab. Sekian informasi yang dapat kami berikan, selamat mencoba dan semoga keberhasilan selalu berpihak kepada anda.
11 Kesalahan dalam Menjalankan Content Marketing

11 Kesalahan dalam Menjalankan Content Marketing

Apakah Anda memiliki kampanye pemasaran konten? Pemasaran konten atau content marketing adalah salah satu cara terbaik untuk mengembangkan bisnis online Anda, tapi bisa hanya membuang-buang waktu dan sumber daya jika Anda terperangkap. Dalam posting ini, digitalmarketer.id akan menunjukkan 11 kesalahan content marketing, dan bagaimana cara memperbaikinya.

Melewatkan Tahap Perencanaan

Ini menarik untuk memulai kampanye baru. Sayangnya, Anda tidak bisa hanya memulai sebuah blog tanpa rencana dan berharap untuk melihat hasilnya.
Jika Anda ingin konten Anda menjadi efektif, Anda akan perlu memikirkan strategi untuk membimbing semua langkah yang akan Anda jalankan.
Sebagai permulaan, Anda harus melakukan sebuah risaet. Pelajari tentang target demografi Anda dan apa kebutuhan mereka yang sebenarnya.
Berikut adalah cara cepat untuk belajar tentang apa yang diinginkan target audience Anda (Anda akan memerlukan account Facebook):
Login ke akun Facebook Anda dan klik pada “AdsManager” di kolom sebelah kiri. Kemudian klik pada tool »Audience  insight .
kesalahan content marketing
Pilih “everyone on Facebook” lalu mulai temukan target audience Anda dari awal. Atau, jika Anda sudah memiliki fans di Facebook, Anda bisa memilih“people connected to your page.”
kesalahan content marketing
Pada layar berikutnya, Anda dapat memilih demografis yang ingin Anda sertakan dari kotak “Create Audience” di sisi kiri.
Di bawah “interest” , ketikkan nama dari sebuah fan page untuk blog yang Anda pikir target audience Anda suka membacanya (ini akan membantu mempersempit pencarian Anda). Atau, jika Anda tidak tahu blog apa yang suka mereka membaca, pilih dari salah satu atau lebih dari topik yang tercantum dalam menu dropdown.
kesalahan content marketing
Sekarang Anda akan dapat melihat blog lain dan majalah yang suka mereka membaca, apa yang orang-orang ikuti, dll, dengan mengklik tab “page likes”.
kesalahan content marketing
Kemudian, lakukan riset dari masing-masing kompetitor ini, dan cari tahu konten apa yang berkerja terbaik untuk mereka. Anda dapat menggunakan BuzzSumo untuk mengetahui posting mereka yang paling populer.
Jangan gunakan pengetahuan ini untuk keuntungan Anda, dan merencanakan untuk membuat konten yang serupa.
Setelah Anda tahu arah konten yang akan dibuat, tetapkan tujuan Anda untuk 6 bulan pertama kampanye content marketing, dan mengatur kalender editorial untuk mencapai tujuan tersebut.
Untuk membuat kalender editorial Anda, Anda dapat menggunakan plugin seperti Edit Flow , aplikasi kalender seperti CoSchedule , Google Calendar, spreadsheet sederhana, atau bahkan dengan pulpen dan kertas.

Kesalahan content Marketing: Lebih Menekankan Kuantitas

Ada banyak yang bisa dibahas tentang kuantitas dalam kampanye konten.Setelah semuanya, Anda perlu konten yang stabil untuk mendapatkan pengikut setia.
Selanjutnya, apakah lebih banyak konten yang dapat Anda buat, hasilnya juga akan lebih baik?
Belum tentu, dan mindset seperti ini adalah salah satu kesalahan content marketing.
Anda lihat, berpikir dari segi kuantitas sering mengirimkan sebuah bisnis ke jalan yang salah, yang mengarah pada mempunyai banyak konten namun berkualitas biasa-biasa saja.
Masalah dengan konten yang biasa-biasa saja adalah itu mungkin membuat Anda mendapatkan traffic website awal yang Anda inginkan, tetapi tidak benar-benar orang-orang tidak akan merasa terhubung dengan konten tersebut.
Itu tidak akan membuat mereka tahu, tidak suka dan tidak punya kepercayaan pada Anda. Dan seperti yang kita tahu, orang-orang yang tidak tahu, tidak suka dan tidak punya kepercayaan pada Anda tidak akan pernah membeli produk Anda.
Jadi jika ingin kampanye content marketing Anda untuk sukses, Anda perlu fokus pada kualitas artikel daripada kuantitas. Lalu bagaimana dengan konten berkualitas dan mengetahui bahwa konten Anda membuat bosan pembaca Anda?
Anda bisa menyimak pembahasannya beberapa artikel berikut ini:
5 Cara untuk Mengetahui Apakah Audiens Bosan dengan Content yang Anda Sajikan
Apakah Anda Sudah Membuat Konten Berkualitas ? Cek dengan 6 Hal Ini

Hanya pada Satu Medium

Anda mungkin pernah mendengar bahwa yang terbaik hanya tetap pada satu jenis konten, seperti posting blog, dan melakukan itu satu hal tersbut sampai benar-benar baik.
Tapi sementara itu baik untuk menguasai satu medium/jenis sebelum Anda menangani yang lain, Anda tidak harus terjebak hanya dalam satu medium selamanya. Jika Anda terjebak itu adalah kesalahan content marketing.
Ada puluhan media seperti video, audio, infografis, slide deck, dan banyak lagi. Masing-masing mempunyai daya tarik mereka sendiri.
Jika blog Anda terlihat seperti format posting biasa dan terus mengulanginya, Anda kehilangan beberapa potensi yang sangat besar.
Anda bisa pikirkan cara ini, setiap orang memiliki metode belajar sendiri yang mereka suka. Beberapa orang akan belajar sangat baik dengan membaca, orang lain dengan mendengarkan, sementara beberapa pelajar lebih suka dengan visual. Diversifikasi konten Anda memungkinkan untuk menjangkau  berbagai tipe belajar orang-orang.
Memanfaatkan beberapa media yang berbeda juga memungkinkan Anda untuk repurpose konten Anda dan mendapatkan hasil yang lebih dari setiap posting.
Berikut adalah beberapa media berbeda dapat Anda gunakan untuk repurpose konten blog Anda dan menarik bagi berbagai tipe belajar orang-orang:
  • Infografis
  • video
  • email
  • PDF download
  • Slide deck
  • podcast
  • webinar
  • Kursus online
  • Presentasi Live Streaming
  • eBook
  • Buku fisik
Kemungkinannya tak terbatas.

Menulis untuk Audience Umum

Ini adalah kesalahan content marketing umum yang bahkan sebuah brand mengalaminya. Dan itu adalah kesalahan yang seharusnya bisa dimengerti dari awal .
Ketika Anda berpikir tentang mempersempit audience Anda dengan menargetkan hanya satu demografis tertentu, Anda mungkin melihat ini sebagai membatasi potensi jangkauan materi Anda.
Namun, apa yang benar-benar mempersempit audience Anda adalah meningkatkan relevansi konten Anda.
Jadi daripada sedikit menarik untuk satu juta orang yang tidak akan pernah membeli dari Anda, Anda akan sangat dicintai oleh seribu.
Fokus khusus untuk para penggemar yang membicarakan Anda, dan Anda akan lebih menarik banyak pembaca/pelanggan.
Jadi jangan melakukan kesalahan content marketing dengan menulis untuk audience yang umum, fokus pada target audience spesifik Anda, mereka akan dengan sendirinya menarik orang-orang lain seperti mereka dengan sendirinya. Mereka bisa share konten dalam komunitas mereka sehingga Anda bisa mendapat lebih  banyak audience.

Menulis pada Berbagai Topik

Sangat menggoda untuk mencoba dan menulis tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan industri Anda.
Namun kesalahan content marketing yang biasanya terjadi adalah Anda menulis berbagai topik saat Anda baru memulai blogging. Bila Anda baru memulai blogging, lebih baik untuk memilih niche tertentu dan menjadi dikenal sebagai expert di pada topik itu.
Niching bawah pada topik Anda memberikan keunggulan kompetitif. keunggulan kompetitif ini akan memberikan momentum awal karena akan membantu Anda untuk tetap di benak pengikut Anda. Seorang spesialis jauh lebih mudah untuk diingat daripada seorang generalis.
Plus, Anda selalu dapat memperluas topik yang lebih umum di kemudian hari, setelah Anda sudah mendapatkan beberapa perkembangannya dan buat nama untuk diri sendiri.
Sebagai contoh, DigitalMarketer.id berfokus pada topik di menu dropdown kami:
kesalahan content marketing 10

Hanya Memproduksi Konten “Onsite”

Kesalahan content marketing yang terjadi adalah Anda hanya memanfaatkan website Anda sendiri.
Dasar dari strategi konten Anda adalah website Anda sendiri, tetapi selanjutnya  Anda akan hanya benar-benar tumbuh setelah Anda memanfaatkan kekuatan jaringan luar, website-website lain yang memproduksi konten untuk audience target Anda.
Untuk melakukan hal tersebut Anda bisa menulis sebagai guest post di website lain dalam industri/niche Anda, dan mulai aktif membangun hubungan dengan brand lain.
Ini akan sangat meningkatkan visibilitas Anda, dan tidak mengambil lebih banyak usaha

Mengabaikan SEO

Ini adalah langkah kecil lain yang sering mendapat dihapuskan, biasanya karena itu dipandang sebagai terlalu teknis yang kompleks. Namun dalam kenyataannya, optimasi mesin pencari tidak sesulit yang Anda mungkin pikir.
Jadi jika Anda mengabaikan SEO, Anda telah terjerumus dalam kesalahan content marketing.
Dengan sedikit riset, dan penargetan kompetitif yang tepat, sedikit perbedaan struktural yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan posting blog (atau setiap bagian dari konten) untuk mesin pencari.
Tempat yang baik untuk memulainya adalah dengan SEMRush . Alat ini akan memungkinkan Anda untuk riset kompetitor dan prospek Anda untuk menentukan kata kunci apa yang ingin ditargetkan dalam konten Anda.
kesalahan content marketing
Kemudian, menggunakan plugin SEO yang baik, seperti Yoast SEO , untuk mengoptimalkan setiap posting untuk kata kunci tersebut.
kesalahan content marketing

Tidak Mempromosikan di Sosial Media dengan Tepat

Salah satu peluang yang paling sia-sia bagi pemasar konten sosial media. Ini adalah tempat yang sempurna untuk  posting konten Anda ketika mereka sudah diterbitkan, tetapi begitu banyak bisnis mengabaikan langkah ini.
Sosial Media itu gratis, bersifat publik, dan memberikan Anda kesempatan untuk menarik lebih banyak pengikut. Belum lagi hanya membutuhkan waktu beberapa menit ekstra untuk membuat posting Anda terlihat.
Seiring waktu, blog Anda akan menarik views baru secara organik. Tapi sampai saat itu, Anda perlu bekerja cukup giat di sosial media.
Pastikan Anda mempromosikan posting Anda secara teratur, bukan hanya pada hari mempublikasikannya.
Jangan lupa untuk menjangkau pengikut dan influencer Anda, minta mereka untuk share di sosial media juga. Anda mungkin akan terkejut betapa bersedianya mereka untuk membantu Anda mempromosikannya.

Tidak Pernah Mengikuti Perkembangan

Dunia marketing berubah terlalu cepat bagi Anda jika hanya berjalan di tempat. Seiring waktu, Anda harus memperbarui strategi Anda, mencoba teknik-teknik baru, bereksperimen dengan media baru, dan mengambil keuntungan dari tren baru.
Tinggal di satu tempat terlalu lama, dan Anda tidak akan dapat berkompetisi.
Misalnya, kita sekarang tahu bahwa opt-in form bekerja dengan sangat baik untuk meningkatkan tingkat konversi pada hampir setiap website di setiap niche.
Banyak marketer yang sukses menggunakan opt-in form. Selanjutnya ada yang disebut dengan exit intent popup.
Exit intent popup merupakan jenis popup/ opt-in form yang muncul sesaat sebelum pengunjung pergi dari sebuah website. Biasanya muncul saat cursor mouse diarahkan ke atas (bagian tab) browser.
Marketer terkenal seperti Neil Patel dan Syed Balkhi, menggunakan exit intent popup (seperti di bawah) pada semua website mereka:
kesalahan content marketing
Anda bisa menggunakan OptinMonster untuk membuat exit inten popup seperti di atas dan mengonversi pengunjung website menjadi subscriber dan customer.
Namun, begitu banyak pemilik website tidak berhasil untuk mengimplementasikan exit intent popup di Website mereka.
Mengapa? Karena mereka tidak mempelajarinya lebih dalam lagi. Mereka tidak menemukan mentor untuk membimbing dan belajar bersama komunitas yang bisa berbagi tentang strategi-strategi content marketing maupun digital marketing yang baru.
Jika Anda ingin mempelajari banyak strategi content marketing maupun strategi digital marketing lain yang dapat membuat bisnis Anda semakin berkembang, Anda bisa bergabung dengan digitalMarketer.id Labs.
Di DigitalMarketer.id Labs Anda bisa belajar banyak tentang content marketing, email marketing, Facebook Ads dan branding, dengan mentor yang ahli yaitu Denny Santoso. Selain itu, melalui grup Facebook DigitalMarketer.id Mastermind, Anda juga bisa berdiskusi dan sharing dengan member-member tentang berbagai macam strategi digital marketing yang sangat membantu Anda untuk lebih banyak belajar >>> Ingin bisnis Anda berkembang dan dapat profit melimpah? Bergabung bersama DigitalMarketer.id Labs
banner-FB-tanpa-link-CTA

Tidak Mengoptimalkan untuk Konversi

Selain menarik traffic dan meningkatkan reputasi brand Anda, konten Anda adalah kesempatan yang sempurna guna membujuk pengunjung untuk terkonversi.
Jika Anda tidak mengambil keuntungan dari hal ini, Anda bisa kehilangan ratusan-bahkan ribuan-customer baru yang potensial.
Di sini, di digitalmarketer.id kami memiliki berbagai artikel untuk yang bisa Anda simak untuk mempelajari bagaimana meningkatkan konversi di website Anda:
6 Strategi untuk Mengoptimalkan Konversi Website Anda
10 Cara untuk Mengkonversi Lebih Banyak Customer dengan Psikologi (Part 1)
10 Cara untuk Mengkonversi Lebih Banyak Customer dengan Psikologi (Part 2)
Cara Menghilangkan Gangguan dan Meningkatkan Konversi Pada Tampilan Website
3 Tips Copywriting untuk Meningkatkan Konversi

Gagal menganalisis Data yang diperoleh

Setiap kampanye marketing memerlukan data untuk menjadi efektif. Jika tidak, Anda akan tidak tahu apakah usaha Anda berhasil atau malah menghabiskan banyak biaya dan waktu yang terbuang sia-sia.
Langkah pertama adalah menyiapkan mekanisme pelacakan untuk mengumpulkan data tentang kampanye yang dibuat, seperti Google Analytics.
Kemudian, Anda harus menggali lebih dalam dan menganalisis data, dan membentuk wawasan yang dapat digunakan untuk membuat kampanye lebih baik. Jangan hanya membuat asumsi bergantung pada angka untuk memandu jalan Anda.
Tool seperti OptinMonster memungkinkan Anda untuk dengan mudah membuat A / B testing, hal akan ini akan membuat Anda berhenti menebak-nebak, sehingga Anda dapat membuat keputusan berdasarkan data yang terbaik.
Jika Anda telah membuat kesalahan-kesalahan ini, bahkan jika itu selama bertahun-tahun, jangan khawatir! Content marketing adalah strategi jangka panjang, dan masih ada waktu untuk memperbaiki kesalahan content marketing yang lalu.
Anda bisa menyimak artikel berikut ini, untuk mengetahui berapa lama strategi content marketing mulai membuahkan hasil, sehingga kesalahan content marketing juga dapat diminimalisir:
Berapa Lama Suatu Strategi Pemasaran Konten Menunjukan Hasil?

Kesimpulan

Mengetahui kesalahan content marketing yang Anda buat adalah langkah pertama. Kemudian, Anda perlu mengedit, memodifikasi atau bahkan benar-benar mengubah strategi Anda. Dalam beberapa waktu, Anda akan melihat lebih banyak kemajuan dari sebelumnya.
Apakah Anda mengetahui kesalahan content marketing yang biasanya terjadi dan tahu bagaimana cara memperbaikinya? Anda bisa berbagi bersama DigitalMarketer.id pada kolom komentar di bawah ini.
Kesalahan Yang Harus Dihindari Dalam Marketing

Kesalahan Yang Harus Dihindari Dalam Marketing

Kesalahan Yang Harus Dihindari Dalam Marketing
Memasarkan produk memang sebuah kewajiban bagi seluruh perusahaan atau bisnis kecil. Namun, banyak perusahaan yang gagal dalam memasarkan produk karena kesalahan yang tidak mereka sadari. Sehingga, upaya menjual produk dalam jumlah besar tidak terwujud, justru pengeluaran untuk marketing yang lebih besar. Jika sudah demikian, bukan keuntungan yang didapat tapi kerugian yang cukup besar yang akan dialami oleh perusahaan.

Jika Anda ingin sukses dalam memasarkan produk, hindari kesalahan dalam marketing berikut ini.

1. Terlalu banyak strategi
Strategi marketing yang terlalu banyak bisa merusak marketing itu sendiri. Karena pada dasarnya, dalam marketing itu mengedepankan taktik fungsional diantaranya
  • Mengkualifikasi leads
  • Mempermudah pelanggan untuk melakukan pembelian
Jika Anda terlalu banyak strategi untuk mewujudkan hal tersebut, maka marketing Anda tidak akan berjalan dengan baik. Yang harus Anda perhatikan adalah bagaimana Anda mengeksekusi taktik dalam strategi marketing yang sederhana tapi efektif.

2. Prioritas yang salah
Apakah Anda berpikir bahwa dengan pemasaran yang baik, Anda dapat mengabaikan bagaimana produk Anda atau bagaimana memperbaiki produk Anda? Jika Anda berpikir demikian, maka Anda salah dalam menentukan prioritas marketing Anda. Anda tidak dapat mengabaikan pemasaran dengan tanpa melihat bagaimana produk Anda sendiri.

Pemasaran yang digabungkan dengan produk yang buruk akan semakin membuat produk terlihat buruk didepan calon pembeli. Untuk itu, pastikan prioritas Anda adalah kepuasan pelanggan, yang artinya Anda jangan menutup mata dengan produk yang Anda tawarkan.

3. Kegagalan dalam menenetukan definisi prospek yang berkualitas
Marketing tidak mungkin menghasilkan seorang prospek pembeli yang berkualitas kecuali ada definisi yang jelas tentang keunggulan prospek yang memenuhi syarat. Untuk menemukan prospek yang berkualitas memang diperlukan upaya yang lebih baik dengan melihat record diskusi selama tim marketing melakukan penawaran produk.

Terkadang, tim sales dan tim marketing saling menyalahkan satu sama lain saat penjualan tidak terjadi atau penjualan yang tidak sesuai target. Untuk itu, perusahaan harus lebih bijak dalam menghadapi situasi seperti ini. Implementasi CRM untuk menentukan pelanggan prospek akan sangat membantu Anda dalam melakukan pemasaran.

4. Terlalu berlebihan
Banyak perusahaan yang ingin tampil sebagai perusahaan besar dan profesional didepan calon pelanggannya. Tapi, perusahaan sering lupa bahwa pelanggan memiliki penilaian tersendiri tentang perusahaan. Memang, ketika pelanggan melakukan pembelian kepada perusahaan besar akan membawa kebanggan tersendiri bagi mereka. Tapi, Anda tidak perlu merubah jati diri perusahaan Anda untuk dilihat oleh pelanggan.

Kami ambil contoh, salah satu perusahaan smartphone yang sudah kehilangan nama besar tapi tetap merasa bahwa mereka masih perusahaan besar. Mereka yakin bahwa produk yang akan mereka jual selanjutnya akan menarik minat pelanggan. Hasilnya, produk yang ia ciptakan tetap gagal dipasaran meski perusahaan tersebut melakukan perubahan dengan inovasi-inovasi unik. Ini merupakan contoh nyata yang menunjukkan bahwa sesuatu yang berlebihan dalam pemasaran tidak selamanya efektif. Yang diperlukan oleh perusahaan adalah dengan menjaga image perusahaan itu sendiri sesuai keadaannya saat ini. Biarkan peringkat perusahaan naik sendirinya mengikuti tingkat kepuasan pelanggan.

Itulah kesalahan-kesalahan dalam marketing yang harus Anda hindari. Apakah Anda pernah menerapkan satu diantara 4 kesalahan tersebut? Jika ia, Anda dapat berbagi pengalaman Anda dengan meninggalkan komentar dibawah ini. Silakan subscribe untuk mendapatkan tips-tips dari kami.
Tranformasi Digital Marketing Dorong Bisnis jadi lebih Inovatif & Efektif

Tranformasi Digital Marketing Dorong Bisnis jadi lebih Inovatif & Efektif


Inilah alasan kenapa pentingnya digital marketing di Indonesia. Media digital begitu luas sehingga konsumen mempunyai akses setiap tempat yang diinginkan. Anda mampu memberikan pesan ke seluruh orang tentang produk anda atau jasa Anda secara jelas dan juga pesan tersebut dapat dinikmati oleh para konsumen.

Media digital ialah sumber yg terus berkembang pada bentuk hiburan, info, belanja serta hubungan sosial, dan konsumen tidak menerima apa yang perusahaan Anda katakan perihal merek Anda, namun apa yang media, sahabat, kerabat, rekan-rekan, dll, yang mengatakan demikian juga. Mereka cenderung buat percaya pada gosip serta informasi yg disampaikan sang media, sahabat, kerabat, rekan-rekan daripada Jika Anda yang berbicara tentang produk atau jasa yang anda jual, maka orang ingin suatu merek yang dapat mereka percaya, perusahaan yang mereka mengenal, komunikasi yang dipersonalisasi serta relevan si yang ditawarkan yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka.

Digital marketing dan saluran yang terkait artinya krusial dengan demikian bukan berarti mengesampingkan seluruh aspek lainnya. Anda harus mengenal pelanggan anda lebih baik dari orang lain sehingga Anda mampu ‘berkomunikasi’ dengan mereka di mana, kapan dan bagaimana cara mereka yang paling menerima pesan Anda. Buat melakukan itu, Anda perlu melihat konsolidasi preferensi pelanggan dan harapan di semua saluran web, media sosial, mobile, direct mail, titik penjualan, dll.
Pemasar bisa menggunakan isu ini untuk membuat serta mengantisipasi konsisten, pengalaman pelanggan terkoordinasi yang akan memindahkan pelanggan dari kompetitor. Semakin Anda menguasai wawasan Anda ke dalam kebiasaan pelanggan dengan preferensi, maka semakin besar pula kemungkinan Anda untuk melibatkan mereka pada interaksi yang menguntungkan.

Tantangan dalam menghadapi digital pemasaran pada Indonesia
Konsumen menggunakan beberapa saluran digital serta banyak sekali perangkat yang menggunakan protokol yang tidak selaras, spesifikasi serta interface dimana mereka berinteraksi dengan orang-orang menggunakan perangkat yang berbeda dengan tujuan yang tidak sama. Mengintensifkan persaingan pada saluran digital jelas relatif murah dibandingkan menggunakan media tradisional, dimana mereka (konsumen/audience) berada pada jangkauan yang mampu diukur pada hampir setiap saluran usaha.

3 kunci sukses pemasaran digital.
Jadi, apa yang diperlukan untuk melakukan digital marketing campaign? Tiga kunci keberhasilan pemasaran digital adalah mengelola hubungan pelanggan yang kompleks di berbagai saluran baik digital serta tradisional. Menanggapi dan memulai interaksi pelanggan yang bergerak maju. Nilai ekstrak dari data akurat akan membentuk keputusan yang lebih baik dan lebih cepat.

Pemasaran digital adalah kata yang digunakan untuk mendeskripsikan layanan pemasaran terpadu yang dipergunakan agar menarik, dengan terlibat dan mengkonversi pelanggan online. Pemasaran digital menggunakan berbagai saluran seperti pemasaran konten, pemasaran influencer, SEO, media umum dan iklan online buat membantu merek agar terhubung dengan pelanggan dan mengungkap kinerja program pemasaran secarareal-time.

Seiring dengan Kemajuan Teknologi photography dalam dunia marketing, sekarang dikenal dengan Digital Marketing Virtual Tour yang dimana virtual ini lebih membawa para calon konsumen untuk merasakan lebih dalam secara visualisasi sehingga meyakinkannya untuk memakai product atau jasa tersebut. 


Virtual tour di Indonesia ini masih menjadi tools yang sebagian para pelaku bisnis mengatakan "its good to have" tetapi bukan "Must Have", apabila kita melihat beberapa negara maju dan berkembang lainnya seperti di benua amerika dan juga eropa, virtual tour ini sudah menjadi suatu keharusan dalam agenda marketing mereka dikarenakan persaingan yang sangat kompetitif dalam mengkomunikasikan produk mereka kepada konsumen dengan para kompetitornya di bisnis yang sama.

Padahal apabila melihat peluang digital marketing di indonesia ini khususnya untuk para pelaku bisnis hotel dan restoran, Virtual Tour ini merupakan alat yang sangat efektif dibandingkan dengan melakukan kampanye iklan media massa, ataupun kegiatan marketing lainnya. dilihat dari segi biaya, efesiensi dan juga keterlibatan lebih dalam kepada para konsumen.

Banyak sekali biaya yang dikeluarkan dan tidak terkontrol dalam melakukan kampanye kegiatan promosi dan marketing bagi para pelaku bisnis setiap tahunnya. hal ini terlihat dari tujuan kampanye marketing yang sedikit belum terarah dalam mencapai tujuan komunikasi kepada para konsumen khususnya bagi pelaku bisnis penginapan, restaurant, entertainment dan juga yang lainnya.
Virtual tour ini dibangun dengan teknologi yang ramah terhadap semua aplikasi website, media social dan juga blog lainnya, bentuk output dalam teknologi ini dapat berupa, iframe, flash, html5, link share dan juga java scrip sehingga mudah untuk di embed dimanapun dan para konsumen tidak diberatkan dengan harus me install suatu aplikasi ataupun software, hanya dengan 1 click dan menggerakan jari para konsumen dapat melihat apa yang disajikan dalam virtual tour tersebut.

Wednesday, June 27, 2018

7 examples of Successful Email Marketing campaigns

7 examples of Successful Email Marketing campaigns

It’s a little complicated to know for sure if specific Email Marketing campaigns have been successful or not as the data is very rarely published.
However, we can learn from the businesses that use this channel regularly. By Keeping track of these types of campaigns and analysing the steps over a period of time we can begin to draw some conclusions about what makes some Email Marketing campaigns successful, which were sent thanks to professional email marketing software, and learn from them.
Below we are going to look at and analyse 7 specific Email Marketing campaigns that are worth paying attention to:

1.- Buzzfeed

Buzzfeed is a newcomer to the digital publishing industry that makes the capturing of users through the sharing of content an absolute science. In fact they are particularly famous for their eye-catching headlines.
With respect to Email marketing Buzzfeed is unique in its intense use of segmentation. Therefore you can subscribe to a number of newsletters covering a wide variety of topics such as food, politics, DIY, celebrities or if you just want to keep up to date with the latest daily news.
Segmenting Buzzfeed newsletters
Another great feature of Buzzfeed is that it lets you know how many messages you are going to receive and on what days you are going to receive them, thus ensuring that the customer is always kept fully informed at all times.
Buzzfeed campaign information
Buzzfeed emails are visually stunning, concise and, by exploiting their know-how with a few eye-catching headlines they are able to fulfil their main campaign objective which is to attract traffic to its website where the user can continue reading the articles.
Examples of successful email marketing campaigns: Buzzfeed

2.- Lastminute

Email is the number one channel for a large number of businesses known as Coupon companies; they are dedicated to obtaining goods and services for customers at very low prices in exchange for coupons.
A good example of these kinds of companies is Lastminute which sends regular newsletters to it`s subscribers showing the latest offers of the day. Periodicity is an essential part to this strategy because it helps to maintain the customers’ interest, as they know they will receive new offers on a daily basis.
This type of email campaign is usually simple and straightforward, with the emails consisting of just a headline, an image and a brief text explaining the offer in order to get the conversions.
In addition, each offer contains the Recommended Retail Price (RRP) and the sale price, which highlights the savings that can be made as well as the most important elements the CTA button. The button is usually a different colour from the text so it stands out and with a text that entices you to press it such as “Tonight from 8.30pm”

Examples of successful email marketing campaigns: Lastminute
3.- Nasty Gal

One of the main characteristics of successful email marketing campaigns is that they know how to align themselves the right way with other digital channels, something that the Nasty Gal newsletter does very well. Furthermore it makes constant references to the ever-changing times in which we live, launching a multitude of initiatives and competitions that are managed over different digital channels.
The Instagram competition shown in the example demonstrates this characteristic well.
Examples of successful email marketing campaigns: Nasty Gal

4.- Uncommon Goods

A great email-marketing campaign must be supported through social proofs, that means using those metrics that indicate whether a customer has already read or bought what is shown and this in turn helps us make more informed decisions.
A good example is this Uncommon Goods email which focuses on using customer testimonials in order to guarantee the success of the campaign on specific dates: Mothers Day
Successful Email Marketing campaigns take advantage of the fact that 8 out of every 10 buying decisions are influenced by customer-generated content, in many cases, by complete strangers who simply have similar interests in common.
Examples of successful email marketing campaigns: Uncommon Goods

5.- Twitter

Continuing with the concept of social proofs, the most important and successful social networks already understand its importance and are creating email-marketing campaigns that simply document what other customers, who we follow on that network, are doing.
One example of this technique is used by Twitter who send emails about “What´s going on, on Twitter” or “ Popular on your Network” in order to get more engagement and generate more traffic from it´s users.
Examples of successful email marketing campaigns: Twitter

6.- Warby Parker

Successful Email marketing campaigns don’t necessarily always have to be about capturing or converting sales. In fact, one type of campaign that requires very little work but can be highly profitable involves contacting previous customers who haven’t interacted with your brand for a while.
This Warby Parker example not only exploits this aspect but also perfectly connects the online world with the physical one at the foot of the message.
Examples of successful email marketing campaigns: Warby Parker

7.- El Viajero Fisgón

We couldn’t end this post without using an example of our own. One type of email marketing campaign that works very well is the one that focuses on showing a wide range of products and prices.
There are many sectors where this type of message works well and one of those is the travel industry. Take a look at the example of one of our partners El Viajero Fisgón; they use a simple message containing a list of available trips, each with a highlighted image of the destination and the price, which is enough to attract customers.
In addition, the “Find it here” CTA button located at the bottom of the ad highlights the main objective of the newsletter, which is to capture leads.
ejemplos de campañas exitosas de email marketing: El viajero fisgón
Now you see that successful email marketing campaigns don’t have to be complicated, you simply have to make sure you know exactly what you want them to achieve as well as keeping them constant and up to date so that the users will be able to let you know what you are doing right or what you have to change if things are going wrong.